Minggu, 24 November 2013

PEMAHAMAHAN TENTANG PENYAKIT DBD

PEMAHAMAHAN TENTANG PENYAKIT DBD

Demam berdarah (DBD) adalah penyakit demam akut yang disebabkan oleh virus dengue, yang masuk ke peredaran darah manusia melalui gigitan nyamuk dari genus Aedes, misalnya Aedes Aegypti atau Aedes albopictus. Terdapat 4 jenis virus dengue berbeda, namun berelasi dekat, yang dapat Flavivirus, family Flaviviradae. Penyakit demam beradarah ditemukan di daerah tropis dan substropis di berbagai belahan dunia, terutama di musim hujan yang lembap. Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan setiap tahunnya teradapat 50-100 juta kasus infeksi virus dengue di seluruh dunia.

Penyebab utama penyakit demam berdarah adalah virus dengue, yang merupakan virus dari family Flaviviridae. Terdapat 4 jenis virus dengue yang diketahui dapat menyebabkan penyakit demam berdarah. Keempat tersebut adalah DEN-1, DEN2, DEN-3 dan DEN-4. Gejala demam berdarah baru muncul saat seseorang yang pernah terinfeksi oleh salah satu dari empat jenis virus dengue mengalami infeksi oleh jenis virus dengue yang berbeda. Sistem imun yang sudah terbentuk di dalam tubuh setelah infeksi pertama justru akan mengakibatkan kemunculan gejala penyakit yang lebih parah terinfeksi unuk kedua kalinya. Seseorang dapat terinfeksi oleh sedikitnya dua jenis virus dengue selama masa hidup, namun jenis virus yang sama hanya dapat menginfeksi satu kali akibat adanya sistem imun tubuh yang terbentuk.

Virus dengue dapat masuk ke tubuh manusia melalui gigitan vector penbawanya, yaitu nyamuk deri genus Aedes seperti Aedes aegypti betina dan Aedes albopictus. Aedes aegypti adalah vektor yang paling banyak ditemukan menyebabkan penyakit ini. Nyamuk dapat mebawa virus dengue setelah menghisap darah orang yang telah terinfeksi virus tersebut. Sesudah masa inkubasi virus di dalam nyamuk selama 8-10 hari, nyamuk yang terinfeksi dapat mentransmisikan virus dengue tersebut ke manusia sehat yang digigitnya. Nyamuk betina juga dapat menyebarkan virus dengue yang dibawanya ke keturunannya melalui telur (transovarial). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa monyet juga dapat terjangkit virus dengue, serta dapat pula berperan sebagai sumber infeksi bagi monyet lainnya bila digigit oleh vector nyamuk. Tingkat resiko terjangkit penyakit demam berdarah meningkatkan pada seseorang yang memliki antibody terhadap virus dengue akibat infeksi pertama. Selain itu, resiko demam berdarah juga lebih tinggi pada wanita, seseorang yang berusia kurang dari 12 tahun, atau seseorang yang berasal dari ras Kaukasi.


Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Indonesia telah menjadi penyakit endemic yang cukup mengganggu dan perlu diwaspadai. Penyakit DBD disebabkan oleh virus dengue yang disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti. Virus dengue merupakan virus RNA untai tunggal dari genus Flavovirus. 

0 komentar:

Posting Komentar