MANFAAT
JAMBU BIJI MERAH BAGI PENYAKIT DBD
Buah
jambu biji (Psidium guajava) khususnya yang dagingnnya berwarna merah bisa
dijadikan obat penyakit DBD dengan mengandalkan kekayaan vitamin C nya,
utamanya pada keadaan menjelang matang. Dibandingkan buah tropis lainnya,
kandugngan vitamin C jambu biji termasuk paling tinggi. Vitamin C mampu
memperkuat daya tahan tubuh terhadap infeksi, termasuk infeksi virus dengue.
Ini terkait dengan fungsi vitamin C, Antara lain dalam pembetukan kolagen,
sintesis karnitin yang berperan dalam pengangkutan asam lemak rantai panjang,
meningkatkan serapan dan metabolisme zat besi dan serapan kalsium dan
seterusnya. Buah jambu biji merah yang mengandung senyawa Flavonoid yang
bersifat menghambat pertumbuhan virus dan antioksidan.
Lifardi R dari Balai Penelitian Tanaman
Buah Tropika Solok mengungkapkan beberapa cara tradisional dengan bahan local
yang dikembangkan untuk pengobatan dan pencegahan penyakit DBD dan telah
terbukti secara ilmiah. Untuk pengobatan, diantaranya jus buah jambu biji merah
dan ekstrak daun jambu biji sedangkan untuk pencegahan digunakan berbagai jenis
tanaman dan ramuan sebagai pengusir maupun pengendali perkembangbiakan nyamuk,
termasuk Aedes aegypty.
Selain
buahnya, daun jambu biji tua pun telah terbukti pula berkhasiat membatu
penyembuhan penyakit DBD. Penelitan yang dilakukan Badan Fakultas Farmasi
Universitas Airlangga, Surabaya menemukan senyawa Flavonoid dan Tanin yang
dikandung ekstrak daun jambu biji mampu menghambat perkembangan virus dengue dan
mempercepat peningkatan jumlah trombosit darah. Sementara penelitian oleh Balai
Penelitian Tanaman Obat dan Aromatik menunjukkan asam amino dalam daun jambu
biji mampu membentuk trombopoitin, serin dan treoin yang berfungsi dalam proses
maturasi megakarosit menjadi trombosit.
Kandungan
vitamin C pada jambu biji, 2 kali lebih banyak dibandingkan dengan vitamin C
pada jeruk manis. Kandungan vitamin C terbanyak ketika jambu biji akan matang,
yaitu terdapat pada kulit dan daging buah dari jambu biji ini. Jadi, dengan
kandungan vitamin C yang sangat tinggi ini, buah jambu biji ini memiliki fungsi
untuk meningkatkan kekebalan tubuh.
Ditambah lagi, jambu biji ini memiliki
pektin sehingga menunjang manfaat dari buah tersebut. Pektin ini berupa serat
yang larut dalam air. Jadi, dengan adanya pektin ini, buah jambu biji juga
berfungsi untuk menurunkan kadar kolesterol. Telah dilakukan penelitian untuk
membuktikan kebenaran itu di Research Center Morrabad dan Singh Medical
Hospital, India. Dari hasil penelitian itu menunjukkan bahwa benar jambu biji
bisa membantu dalam menunrunkan kadar kolesterol dan juga menurunkan tekanan
darah.
Buah
ini juga mengandung likopen yang tidak sedikit. Zat likopen yang berlimpah pada
jambu biji ini memiliki fungsi untuk mencegah penyakit kanker, dan juga
melindungi tubuh dari antioksidan. Masih banyak lagi kandungan jambu biji yang
bermanfaat seperti zat samak, damar, asam apfel, triterpinoid, tannin dan
eugenol.






0 komentar:
Posting Komentar