NAIK TURUN KEHIDUPAN
Dari kecil kita sering mendengar kata “cita-cita”. Cita-cita kamu apa
dek? Itulah pertanyaan yang sering kita dengar. Kebanyakan anak-anak kalau
ditanya seperti itu mereka menjawab, “aku pengen jadi polisi”, “aku pengen jadi
dokter”, “aku pengen jadi pilot”. Itu-itu saja jawabannya. Mungkin mereka begitu karena mereka belum mengerti
betul apa makna sebenarnya dari cita-cita.
Cita-cita adalah suatu impian dan harapan seseorang akan masa depannya, bagi
sebagian orang cita-cita itu adalah tujuan hidup dan bagi sebagian yang lain
cita-cita itu hanyalah mimpi belaka. Sebelum menggapai cita-cita, banyak
proses yang harus kita lewati. Proses dimana pembelajaran hidup itu muncul.
Sadar atau tidak, proses ini bisa mempengaruhi cita-cita kita. Jika kita kalah
ditengah jalan, maka cita-cita itu akan meninggalkan kita. Tapi sebaliknya,
jika kita menang dalam proses tersebut maka cita-cita itu akan datang dengan
sendirinya.
Saya bercita-cita menjadi seorang ilmuwan. Dan bagi saya cita-cita adalah
tujuan hidup saya. Saya sadar betul kalau meraih cita-cita tersebut tidak
semudah membalikkan telapak tangan. Saya harus melewati banyak proses untuk
mencapai tujuan itu. Proses naik, proses turun, proses stagnan begitulah kira-kira
yang akan saya jalani untuk meraih cita-cita saya. Proses demi proses saya
harus jalani dengan legowo, begitu
orang jawa bilang. Saya yakin bahwa Tuhan akan memberikan jalan yang terbaik
untuk bisa meraih impian saya.
Perkataan saya diatas memang relevan, karena saya juga mengalami proses
naik, turun dan statis dalam kehidupan saya. Semenjak saya lahir ketiga proses
itu tak bisa lepas dari saya. Begitupun dengan individu lain. Ketiganya itu tak
bisa kita hindari.
Untuk bisa mencapai impian, kita harus mempunya rencana untuk masa depan.
Supaya kita lebih siap untuk menjalani hidup di masa yang akan datang. Tidak
hanya itu, kita juga perlu belajar dengan pengalaman di masa lalu. Hal itu bisa
menjadi bekal untuk kita. Untuk itu ada sebuah cara untuk merencanakan masa
depan sekaligus belajar dari masa lalu. Salah satunya dengan membuat tabel
cita-cita. Di dalam tabel ini kita menuliskan target-target yang harus kita
capai di tahun ini dan di tahun yang akan datang. Berikut adalah tabel
cita-cita yang saya sudah buat :

KETERANGAN:
|
TAHUN
|
PRESTASI
|
|
1995
|
Lahir
|
|
1997
|
Bisa
berjalan
|
|
1999
|
|
|
2004
|
Juara
3 di kelas
|
|
2005
|
Juara 1 di kelas
|
|
Juara
1 Lomba Matematika
|
|
|
Juara 3 Tenis Meja di Porseni
|
|
|
2006
|
Tidak
memiliki prestasi
|
|
2007
|
|
|
2008
|
Mengikuti
Olimpiade Biologi di Kabupaten
|
|
2010
|
|
|
2011
|
Mengikuti
Olimpiade Biologi di Propinsi
|
|
Juara 1 Lomba Baris Berbaris se-Pulau Jawa
|
|
|
2013
|
Tidak
masuk PTN
|
|
2014
|
IPK 3.5 lebih
|
|
2015
|
BIsa
SARMAG
|
Nah, dari tabel cita-cita diatas kita dapat menyimpulkan bahwa dalam
kehidupan saya ada naik dan turunnya. Hal ini juga bisa menjadi pembelajaran
untuk tahun-tahun selanjutnya. Di dalam tabel ini pula terdapat target yang
harus saya capai di tahun mendatang. Ini juga bisa dijadikan motivasi dan
selalu ingat apa tujuan kita di tahun ini.
Mungkin itu saja yang bisa saya share kali ini dan saya mohon doanya dari
pembaca semoga saya bisa mencapai impian saya dan semoga apa yang direncakan
oleh saya ke depannya bisa tercapai dengan baik. Amiinnnnn…….
TETAP SEMANGAT MENJALANI HIDUP J








