Sabtu, 15 Maret 2014

MANUSIA DAN KEBUDAYAAN



MANUSIA DAN KEBUDAYAAN

Dipandang dari segi ilmu eksakta, manusia adalah kumpulan dari partikel-partikel atom yang membentuk jaringan sistem yang dimiliki oleh manusia (ilmu kimia).Manusia merupakan kumpulan dari berbagai sistem fisik yang saling terkait satu sama lain dan merupakan kumpulan dari energi (ilmu fisika). Manusia merupakan mahluk biologis yang tergolong dalam golongan mahluk mamalia (biologi). Dalam ilmu-ilmu sosial, manusia merupakan mahluk yang ingin memperoleh keuntungan atu selalu memperhitungkan setiap kegiatan, sering disebut homo economicus (ilmu ekonomi). Manusia merupakan mahluk sosial yang tidak dapat berdiri sendiri (sosiologi), mahluk yang selalu ingin mempunyai kekuasaan(politik). Dan lain sebagainya.

Sedangkan kebudayaan berasal dari kata budaya yang berarti hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Definisi Kebudyaan itu sendiri adalah sesuatu yang akan mempengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Namun kebudayaan juga dapat kita nikmati dengan panca indera kita. Lagu, tari, dan bahasa merupakan salah satu bentuk kebudayaan yang dapat kita rasakan.

Manusia dan kebudayaan sangat erat terkait satu sama lain. Manusia dan kebudayaan merupakan salah satu ikatan yang tak bisa dipisahkan dalam kehidupan ini. Manusia sebagai makhluk Tuhan yang paling sempurna menciptakan kebudayaan mereka sendiri dan melestarikannya secara turun menurun. Budaya tercipta dari kegiatan sehari-hari dan juga dari kejadian-kejadian yang sudah diatur oleh Sang Pencipta.

Manusia itu sendiri yang menciptakan kebudayaan. Tanpa adanya manusia, kebudayaan tak akan bisa terbentuk. Penciptaan kebudayaan oleh manusia memakan waktu yang lama sampai berabad-abad. Itu dibuktikan dengan temuan-temuan yang ada sekarang. Pertama kali manusia ada, kebudayaan itu masih bersifat primitif. Tapi lama kelamaan kebudayaan itu dikembangkan sehingga menjadi kebudayaan yang ada sekarang.

Selain dipengaruhi oleh manusia, kebudayaan dipengaruhi juga oleh letak geografis. Contohnya kebudayaan yang ada di pesisir akan berbeda dengan kebudayaan yang berada di pegunungan. Biasanya kebudayaan itu dikembangkan oleh satu kelompok yang mendiami suatu wilayah tertentu. Kebudayaan tidak bisa dibentuk jika manusia yang mendiami wilayah tertentu itu cuma satu orang, kebudayaan akan terbentuk jika ada interaksi antar manusia satu dengan manusia yang lainnya.

Kepercayaan yang ada dalam kelompok manusia tertentu juga akan mempengaruhi suatu kebudayaan. Contohnya saja di Indonesia. Anda dapat melihat sendiri bukan? Di beberapa tempat, kepercayaan adalah sumber dari kebudayaan. Biasanya pemuka agama akan dianggap sebagai pemimpin suatu kelompok masyarakat, bahkan pemuka agama juga dapat mengarahkan kemana kebudayaan itu akan berkembang.

Selain beberapa hal diatas, ada satu hal yang berperan penting dalam perkembangan kebudayaan yaitu Bahasa. Bahasa adalah alat komunikasi/interaksi antar manusia. Seperti yang sudah kita ketahui tanpa adanya interaksi antar manusia kebudayaan tidak akan berkembang bahkan ada sehingga jika bahasa itu tidak tercipta maka interksi itu pun akan susah dilakukan dan tidak menutup kemungkinan kalau kebudayan itu tidak akan ada.

Bahasa diciptakan oleh manusia. Dari sini pula kita bisa mengambil kesimpulan bahwa manusia adalah sumber kebudayaan. Dan hal itu dapat meneguhkan pendapat kalau manusia dan kebudayaan itu sulit untuk dipisahkan.  

Secara sederhana hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai pelaku kebudayaan, dan kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan itu tercipta maka kebudayaan akan mempengaruhi manusia itu sendiri.



Referensi : 1. https://id.wikipedia.org
                 2. http://laelatulafifah.blogspot.com/

            

Kamis, 06 Maret 2014

ILMU BUDAYA DASAR

ILMU BUDAYA DASAR

A.  Pengertian Ilmu Budaya Dasar

Ilmu budaya dasar adalah suatu disiplin ilmu yang mempelajari kebiasaan masyarakat yang diturunkan oleh nenek moyangnya secara turun temurun yang mengandung beberapa nilai-nilai, seperti nilai moral, nilai sosial dan nilai agama serta mempelajari perilaku serta perkembangan budaya dalam masyarakat tertentu.

Selain pengertian diatas, ada beberapa pengertian yang dikemukakan oleh beberapa ahli sebagai berikut:

-   Menurut Herskovits, ilmu budaya dasar adalah sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain, yang kemudian disebut sebagai superorganic.
-   Menurut Andreas Eppink, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan pengertian nilai social, norma social, ilmu pengetahuan serta keseluruhan struktur-struktur social, religious dan lain-lain, tambahan lagi segala pernyataan intelektual dan artistic yang menjadi ciri khas suatu masyarakat.
-   Menurut Edward Burnett Tylor, ilmu budaya dasar adalah keseluruhan yang kompleks, yang di dalamnya terkandung pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, hokum, adat-istiadat dan kemampuan-kemampuan lain yang didapat seseorang sebagai anggota masyarakat.
B.   Tujuan Ilmu Budaya Dasar
- Memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji berbagai persoalan budaya serta persoalan yang dihadapi manusia
- Mengembangkan kepribadian bagi kita yang mempelajari ilmu budaya dasar dengan cara memperluas wawasan pemikiran serta kemampuan kritikal terhadap nilai-nilai budaya, baik yang menyangkut orang lain dan alam sekitarnya, maupun yang menyangkut dirinya sendiri.  
C.   Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar Bertitik tolak dari kerangka tujuan yang telah ditetapkan, dua masalah pokok bisa dipakai sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup kajian mata kuliah IBD. Kedua masalah pokok itu adalah :
-     Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya.
-     Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing zaman dan tempat.

Pokok-pokok bahasan yang akan dikembangkan:
           1.  Manusia dan keindahan
           2.   Manusia dan cinta kasih
           3.   Manusia dan keadilan
           4.   Manusia dan penderitaan
           5.   Manusia dan pandangan hidup
           6.   Manusia dan tanggung jawab serta pengabdian
           7.   Manusia dan kegelisahan, serta
           8.   Manusia dan harapan.


Referensi :